Ayam Goreng Tulang Lunak


AYAM GORENG TULANG LUNAK

By Roni Khoiron

Ayam goreng tulang lunak sekarang banyak dijual di kaki lima dengan racikan bumbu yang bermacam-macam, tidak lagi menjadi menu istimewa di restoran mahal seperti beberapa tahun yang lalu. Untuk beberapa orang menu ini agak asing karena berdasarkan pengalaman penulis yang pernah membuka warung ayam goreng tulang lunak banyak juga pembeli yang masih bertanya apa itu ayam goreng tulang lunak, bahkan ada yang berkomentar, “masak tulang dijual!”.

Keunggulan ayam goreng tulang lunak tentu saja ada pada tulangnya yang bisa untuk dimakan seperti dagingnya. Ayam goreng tulang lunak yang lezat adalah ayam goreng yang bumbunya juga merasuk sampai ke dalam tulang-tulangnya. Tulang lunak yang nikmat untuk dimakan ini menambah gurih rasa ayam apalagi tulang merupakan sumber kalsium yang berguna bagi pertumbuhan anak dan wanita yang mengalami keropos tulang. Hanya saja untuk para penggemar masakan ayam akan merasakan bahwa ayam goreng tulang lunak aroma ayamnya terlalu tertutupi dengan aroma bumbu atau bisa dikatakan aroma ayamnya nyaris hilang, terutama kalau teknik memasaknya menggunakan panci tekan (presto) dan hal ini bisa dikurangi jika kita memasaknya dengan cara tradisional.

Untuk membuat ayam goreng tulang lunak bisa dilakukan panci dengan dua cara yaitu cara tradisional dan cara modern yang menggunakan panci presto. Sebelum panci presto ditemukan membuat ayam goreng tulang lunak membutuhkan waktu yang lama. Ayam bersama bumbu dibungkus dengan daun pisang yang berlapis-lapis, tata dalam panci dan tindih di atasnya dengan benda berat, biasanya cobek batu, kemudian kukus dengan api kecil selama kurang tidak “>lebih 9 jam. Cara lain adalah ayam bersama bumbu direbus dalam panci selama 24 jam, agar tidak gosong panci jangan terkena langsung dengan api, alasi panci dengan wajan yang sudah diberi pasir, sesekali diaduk dan ditambahkan air. Keuntungan memasak dengan cara tradisional adalah daging dan tulang ayam masih padat meskipun tulang sudah lunak disamping itu aroma ayamnya juga masih bisa dirasakan. Setelah panci presto ditemukan membuat ayam goreng tulang lunak menjadi lebih praktis dan singkat. Cuma waktu memasak antara panci presto satu dengan lainnya berbeda, biasanya untuk ayam tidak lebih dari 60 menit. Usahakan baca dulu petunjuk penggunaan panci presto tersebut untuk menghindari kecelakaan. Perkirakan jumlah air dengan benar agar panci tidak gosong. Menggunakan panci presto untuk membuat ayam goreng tulang akan membuat aroma ayam nyaris hilang tertutupi aroma bumbu dan kalau salah penanganan daging ayam akan hancur serta terlepas dari tulangnya.

Tips

Angkat ayam ketika sudah dingin dari panci presto supaya dagingnya tidak mudah terlepas dari tulang.

Usahakan air yang digunakan benar-benar pas sehingga ketika sudah matang airnya tinggal sedikit dan panci tidak gosong. Karena jika airnya masih tersisa banyak akan menyulitkan pengangkatan ayam dari panci, bisa membuat daging ayam terlepas dari tulangnya.

Anda juga bisa memasak ayam presto dengan cara berulang, masak ayam hanya sampai panci mendesis, biarkan selama 10 menit, tambahkan air dan jerangkan lagi diatas api kecil. Lakukan hal ini sampai 3-4 kali. Dengan cara ini anda dapat mengontrol jumlah air yang dibutuhkan.

Untuk menghindari gosong alasi dasar panci presto dengan daun pisang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: