Terapi Air; Mengusir Penyakit dengan Air


Terapi air telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Air putih yang didoakan diyakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Apakah air memang mempunyai daya penyembuh atau itu hanya merupakan sugesti?

Air adalah nikmat dan karunia Allah yang sangat mengagumkan. Dalam Al Qur’an Allah berfirman, ”…Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (Q.S. Al Anbiya:30). Ayat tersebut diartikan para ahli tafsir klasik bahwa tanpa air semua akan mati kehausan, tidak saja juga “>bagi manusia tapi juga bagi seluruh makhluk hidup. Air keras “>menjadi sumber kehidupan yang paling utama. Hakikatnya lembut, namun kekuatan yang dikandungnya sungguh luar biasa, kekuatan merusak ataupun kekuatan membangun. Air yang diam di telaga bisa menghanyutkan, air laut bisa berubah menjadi ombak yang dasyat mematikan dan air juga yang menyatukan berbagai bahan bangunan dari unsur keras menjadi dinding yang kokoh. . Sebagian besar tubuh manusia memang terdiri atas air yaitu 75%. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Oleh karena itu tidak mengherankan jika air sangat vital bagi kelangsungan hidup seseorang.

Seribu satu manfaat air di dalam tubuh

Ketika tubuh merasa panas, kelenjar keringat mengeluarkan keringat yang 99% terdiri atas air. Selain karena “>itu air juga keluar melalui aktifitas lain, tubuh “>seperti bernapas, buang air kecil dan air besar, meludah ataupun menangis. Pada saat kita kehilangan air tubuh akan mencari penggantinya, oleh karena itu kita membutuhkan cadangan air dari luar tubuh. Orang yang kekurangan air metabolisme tubuhnya akan terganggu, indikasinya rasa haus, otot lemah, kelelahan, urine akan berwarna oranye, aroma urine dan bau badan menjadi sangat menyengat. Kalau ini dibiarkan terlalu lama akan mempengarui organ-organ vital tubuh terutama ginjal. Banyak orang sering menyepelekan hal ini karena gejalanya memang dianggap tidak berat, paling-paling hanya pinggang yang sakit, konsentrasi terganggu, sakit kepala, dan lekas marah.. Air juga berfungsi untuk menggelontor sampah atau racun sisa metabolisme tubuh, membantu pencernaan dan mengantarkan makanan ke jaringan-jaringan tubuh, menetralkan atau membakar lemak, membantu menurunkan berat badan, melancarkan aliran cairan tubuh seperti darah dan kelenjar getah bening, mengantarkan oksigen ke sel-sel, merawat otot-otot, melumaskan sendi dan organ, memgatur sehu tubuh dam merawat kulit agar tetap sehat. Melihat fungsi air yang begitu kompleks, alangkah baiknya kalau kita peduli terhadap kebutuhan air di dalam tubuh. Kebutuhan akan air disesuaikan dengan aktifitas, lingkungan, kehamilan, penyakit dan umur seseorang. Namun yang paling umum adalah 8 gelas atau kurang lebih 2 liter sehari.

Air yang menyembuhkan
Dalam tradisi masyarakat jawa banyak sekali ritual untuk menyembuhkan penyakit dilakukan dengan menggunakan media air. Kita mungkin masih ingat dengan nasehat orang tua kita dulu bahwa supaya sehat kita dianjurkan untuk minum air putih yang sudah diembunkan. Atau air yang diberi kertas dan ditulisi dengan doa-doa khusus-disebut rajah- ternyata juga bisa menyembuhkan penyakit. Meski jauh dari logika, banyak masyarakat yang percaya karena memang sering terbukti kemanjurannya.
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh ilmuwan Jepang Dr. Masaru Emoto yang mengungkapkan bahwa ternyata air tidak sekadar benda mati. Air itu bisa merespon perlakuan yang diberikan kepadanya, baik berupa kata-kata, tulisan, gambar biasa “>atau bahkan suara. Jika respon yang diberikan positif molekul air maka “>akan membentuk susunan yang indah seperti kristal-disebut air heksagonal, yang mana pada kondisi seperti ini air bisa berperan sebagai antioksidan diperlakukan “>dengan mengikat radikal bebas H+ dan OH- di dalam tubuh atau dengan kata lain jika air diperlakukan dengan baik maka akan mempunyai kemampuan kekuatan yang luar biasa untuk menyembuhkan. Sebaliknya jika air diperlakukan negatif maka molekulnya akan kacau dan tidak membentuk susunan apapun. Jadi tidak semua air punya kemampuan untuk menyembuhkan, hanya air heksagonal yang bisa lakukan itu. Sebenarnya semua air alami yang keluar dari perut bumi adalah air heksagonal, tapi molekul mereka mudah berubah terpengaruh oleh zat-zat dan proses kimia sehingga menjadi air biasa atau air pentagonal. Penemuan Dr. Masaru Emoto ini, ternyata mengungkapkan bahwa doa bisa merubah air biasa menjadi air heksagonal.
Dalam salah satu percobaannya Dr. Masaru Emoto Emoto “>mengundang lebih dari 500 orang untuk memberikan respon positif positif “>kepada air cabang-cabang “>dengan “>dengan “>dengan dengan “>cara berkonsentrasi mengucappesan “>tadi “>akan kata “peace” di depan sebotol air, kristal air dalam “>pesan “>tadi mengembang bercabang-cabang tadi “>akan “>didoakan “>dengan dengan “>indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah, Dr. Masaru Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air ini “>didoakan “>bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” beri “>dalam “>pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik energi “>positif “>atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui kepada “>molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air energi “>itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu getarannya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh. Dalam proses pemyembuhan dengan air yang sebenarnya terjadi adalah kata-kata, gambar, atau suara yang baik mengandung energi yang positif, terbukti dengan berubahnya susunan molekul air setelah menerima tranfer tersebut. Bentuk juga “>terganggu “>energinya berupa gelombang yang sulit dilihat dan semua dari “>satu “>benda yang ada di dunia ini mempunyai energi itu. Energinya bisa positif atau negatif yang mudah dipindahkan dari satu benda ke benda yang lain. Orang yang kesehatannya terganggu energinya juga terganggu dan air dengan energi positif adalah media untuk memperbaiki energi tubuh yang terganggu, karena sebagian besar tubuh manusia terbentuk dari air. Air putih yang kita minum di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kebaikan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan sehat.  Sebenarnya jauh sebelum Dr. Masaru Emoto menemukan hal ini, Rasulullah lebih dulu mempraktekannya. Beliau mengajarkan untuk memperlakukan air dengan baik, misalnya, dengan membaca doa sebelum minum atau mandi sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah,sang pencipta air. Beliau juga sering memberi sahabatnya yang sakit dengan air yang di beri doa. Secara psikologis air juga bisa mengontrol emosi karena sifatnya yang dingin. Rasullah, dalam salah satu hadisnya bilang, ”Sesungguhnya marah adalah dari setan, dan sesungguhnya setan diciptakan dari api. Dan api dapat dipadamakan dengan air.”

Terapi sederhana dengan air heksagonal
Terapi penyembuhan dengan air sangat mudah, murah dan menyehatkan. Anda hanya perlu membuat air heksagonal dengan kekuatan doa. Caranya siapkan 1,5 liter air pada saat menjelang tidur, sebelumnya air dibacakan doa agar terbentuk energi positif dan molekulnya berubah menjadi heksagonal. Usahakan dalam membaca doa baik “>untuk berkonsentrasi penuh atau di ulang-ulang agar pesan dan energi positif bisa terekam oleh air dengan sempurna. Pagi hari setelah bangun, dianjurkan “>minum air tersebut. Satu jam sebelum dan sesudahnya jangan memgkonsumsi makanan atau minuman yang lainnya dulu. Awalnya memang terasa mual. Untuk mengatasinya, pertama minumlah 2 gelas. Selanjutnya minum dua gelas lagi setiap lima menit hingga habis. Tiap pagi, siang dan malam hari, 1 jam sebelum makan dianjurkan minum 1,5 liter air. Terapi ini sangat baik untuk penderita arthritis atau rematik, tidak dianjurkan untuk penderita liver kronis dan gagal ginjal. Selain itu terapi ini juga sekaligus membersihkan tubuh dari racun dan menjaga darah agar tetap berfungsi dengan baik.

One Response to “Terapi Air; Mengusir Penyakit dengan Air”

  1. ak jg mau, tp ma’af ak blm coba….suka yg pake ikan kcil2 digigitin hix..hix..hix…^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: