Lidah Buaya yang Multiguna


Tanaman lidah buaya atau aloe vera memang serba guna disamping bisa dipajang sebagai tanaman hias karena bentuknya yang menarik, banyak juga dimanfaatkan di bidang kesehatan sebagai terapi herba yang cukup berkhasiat maupun di bidang kecantikan yang masih terus diteliti atau bahkan untuk memperhangat hubungan suami istri. Kini gel atau daging dari pelepah daunnya ternyata juga tak kalah lezat untuk dikonsumsi.

Sejarah lidah buaya
Menurut beberapa sumber, lidah buaya pertama kali ditemukan dan digunakan oleh bangsa sumeria pada tahun 1875 SM. Lebih dari 200 species tersebar diseluruh belahan bumi, mulai dari benua Afrika yang kering dan tandus hingga daratan Asia yang beriklim tropis. Tanaman ini memang gampang tumbuh, dengan media tanah berhumus campur pasir, cukup sinar matahari dan drainase baik, lidah buaya dapat tumbuh subur.
Tanaman dari suku Liliaceae ini memang sudah di manfaatkan manusia sejak dulu. Beberapa bukti sejarah menyebutkan, bangsa Arab, Yunani, Romawi, India dan Cina telah menggunakan sebagai bahan baku obat aneka penyakit. Konon Cleopatra sudah memanfaatkan tanaman ini untuk merawat kecantikanya. Peracik obat-obatan tradisional Yunani yang cukup terkenal bernama Dioscordes, juga menggunakan lidah buaya untuk mengobati penyakit-penyakit seperti bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan.
Saat ini lidah buaya dipercaya berkhasiat mengobati maag, tukak lambung, rematik, diabetes, kanker, juga hepatitis.
Di dalam pengobatan moderen, lidah buaya mulai terangkat ketika seorang warga Amerika di tahun 1940 menemukan manfaat dari gel lidah buaya. Menurutnya gel dari lidah buaya dapat melindungi kulit tubuh dari sengatan sinar matahari.
Beberapa penelitian terakhir menyebutkan bahwa ekstrak lidah buaya bisa memperlambat kerja virus HIV, dan menstimulasi sistem kerja kekebalan tubuh penderita AIDS. Menurut pakar dari IPB Ir Sutrisno Koswara, mengkonsumsi lidah buaya juga dapat membantu memperlancar sistem pencernaan, ini disebabkan manfaat dari zat Aloemoedin dan Aloebarbadiod, senyawa yang termasuk golongan antrakuinon. Kandungan Saponin dalam lidah buaya mempunyai kemampuan membunuh kuman dan senyawa antrakuinon yang dapat menghilangkan rasa sakit dan antibiotik. Zat ini juga mampu merangsang terbentuknya sel baru pada kulit.
Satu tanaman bermacam-macam zat kandungan bermanfaat
Nutrisi dalam lidah buaya sebagian besar terdiri atas air dan karbohidrat sebagai sumber tenaga. Selain itu ada juga banyak vitamin terkandung di dalamnya seperti vitamin A, B1, B2, B12, C dan E. Tapi Rahasia di balik ampuhnya lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki banyak kandungan anti-oksidan dan asam-asam amino esensial. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa unsur utama dari cairan lidah buaya-yang banyak diburu sebagai komoditas bisnis bernilai ekonomis tinggi-adalah aloin, emodin, resin, gum, dan minyak atsiri. Beberapa kumpulan enzim antara lain amilase, catalase, cellulase, carbexypeptidase, carpoxyhelclase, dan bradyknase juga ditemukan pada lidah buaya yang semakin memperkaya khasiat lidah buaya sebagai penyeimbang kerja zat gizi lainnya. Sementara asam amino yang terkandung adalah arginin, asparagin, asam aspartiat, serin, glutamin, treonin, isin, urosin, pheniialanin, prelin, histidine, leusin, dan isoleusin, yang diketahui berfungsi sebagai pembangun sel-sel dan jaringan tubuh. Terdapat pula sekumpulan mineral makro dan mikro yaitu kalsium, magnesium, polassium, sodium, besi, seng, dan kromonium yang memang diperlukan tubuh.
Menurut seorang pengamat makanan kesehatan, Dr. Freddy Wilmana, MFPM, Sp.FK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. “Misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal,” katanya.
Penelitian Dr. Freddy mengungkapkan beberapa unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc.
“Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan,” ujarnya. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.
Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda.
Selain wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik.
Sejauh ini, menurut Dr. Freddy, penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya. “Tapi, sejauh ini dari pasien saya yang mengonsumsi suplemen berbahan dasar lidah buaya, reaksi yang muncul adalah karena daya kerja obat yang melawan penyakit,” katanya.
Namun, yang perlu diingat, menurut Dr. Freddy, sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak.
“Memang tidak semua unsurnya rusak, tapi siapa yang mau hanya mendapat ampas? Karena itu, sebaiknya segera konsumsi ramuan lidah buaya, baik yang diracik atau yang sudah diolah, agar lebih terasa manfaatnya,” lanjutnya.
Mempercantik tubuh dan meningkatkan gairah
Sebagai obat penghangat hubungan intim, gel lidah buaya sebaiknya dibuat jus, agar lebih mujarab. Jus lidah buaya cukup diminum sehari sekali. Sebaiknya jus tidak dibubuhi gula, tetapi ditambah air masak sedikit, madu murni, stroberi, melon dan sebagainya, sekedar sebagai
penambah rasa. Khasiat afrodisiak gel lidah buaya ini diakui oleh Dr. Robert Picker, kepala bagian pada Berkeley Holistic Clinic, Berkeley California, Amerika Serikat (Sari Putra, 2001). Ia telah menangani banyak kasus padamnya api birahi pada banyak pasangan. Jus lidah buaya ternyata membawa hasil yang memuaskan, apalagi dibarengi dengan rajin berolah raga.
Dibidang kecantikan selain sebagai penyubur rambut lidah buaya juga dipakai untuk bahan produk-produk krim cukur, pelindung matahari, pelembab kulit, pembersih muka, penyegar, masker, lipstik, deodoran, dan hair conditioner. Kandungan Lignin di dalam gel mampu melindungi kulit dari dehidrasi dan menjaga kelembabannya. Zat inilah yang dimanfaatkan para produsen kosmetik untuk aneka produk perawatan kulit dan kecantikan.
Ramuan Lidah Buaya
Radang tenggorokan
Cara Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari.
Ambeien
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari.
Sembelit
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.
Diabetes melitus
Cara Meramu: 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.
Penurun kadar gula darah
Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas, 2 sampai 3 kali sehari.
Penyubur rambut
Cara Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan.
Batuk (yang membandel)
Cara Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari. @ Suharso Rahman.
Makanan lezat yang menyehatkan
Banyaknya manfaat dari lidah buaya menjadikan para produsen makanan tertarik untuk mengolah sebagai bahan baku makanan. Terbukti dengan beragamnya produk makanan dari lidah buaya di pasaran. Mulai dari yang dijual segar, dibuat manisan, jus, serbuk sampai aloe vera gel. Selain itu, lidah buaya juga dapat dibuat coktail, teh, minuman berkalori rendah, selai, jelly, dodol, rendang, risoles, sop, cake, pudding, saus ikan, pasta dan lain-lain. Di Kalimantan Barat khususnya Pontianak, produk segar maupun olahan dari lidah buaya bisa dijumpai dalam bentuk minuman segar, selai, dodol, sop, rendang, dan manisan.
Di negara tetangga terutama Hongkong, Taiwan, dan China mengkonsumsi lidah buaya sudah membudidaya. Mereka mengkonsumsi dalam bentuk juice, manisan bahkan di campur dengan teh. Jika kita kreatif untuk berkreasi, daging lidah buaya sebenarnya lezat untuk dijadikan beragam masakan. Teksturnya kenyal dengan rasanya menyegarkan, sangat cocok untuk campuran salad, tumisan, juice maupun manisan.
Namun untuk diolah menjadi makanan yang lezat , lidah buaya memang membutuhkan penanganan khusus agar bau langu, rasa pahit dan lendirnya tidak merusak kelezatan makanan tersebut. Pilih lidah buaya berdaging tebal, kupas kulit sedikit tebal sehingga tersisa daging buah yang berwarna putih transparan. Kemudian potong menjadi bentuk yang lebih kecil, rendam di dalam air matang yang telah ditambah dengan sedikit garam dan asam sitrat. Penambahan garam dan asam sitrat jangan lebih dari 0,025% dari total berat bahan baku. Biarkan selama kurang lebih 2 jam, cuci bersih dan tiriskan. Atau dengan cara lain yaitu setelah dikupas, cuci dan remas-remas potongan daging lidah buaya di dalam air garam, setelah lendirnya hilang, rendam dalam air kapur sirih atau tawas agar diperoleh tekstur gel yang lebih kokoh dan kenyal. Cuci bersih dan gel siap digunakan.

ES DAWET LIDAH BUAYA
Bahan
• 1 daun lidah buaya 1 kg
• 1 liter air
• 1 sdm air kapur sirih
• 1/4 sdt garam
• Jeruk nipis, peras airnya
• 750 ml santan dari 1 butir kelapa
• 350 gr gula merah, sisir halus
• 2 lembar daun pandan
• Es batu
Cara Membuatnya
• Lidah buaya dikupas dan dipotong berbentuk dadu.
• Kemudian rendam dengan campuran air, garam dan air kapur sirih selama 1 jam, cuci bersih.
• Rendam lagi dalam air jeruk nipis selama 2-4 jam, cuci bersih dan rebus selama 10 menit, angkat dan tiriskan.
• Panaskan santan, tambahkan daun pandan dan dinginkan.
• Gula merah dicampur dengan air, panaskan, kemudian saring dan dinginkan.
• Siapkan gelas/mangkok. Masukkan potongan dadu lidah buaya, es batu dan siram dengan santan, tambahkan gula merah/sirup.

RENDANG LIDAH BUAYA
Bahan
• 1 kg daun lidah buaya
• 250 g daging sapi tanpa urat, cuci bersih dan potong dadu
• 1 liter air
• 1 sdm air kapur sirih
• ¼ sdt garam
• 2500 ml santan dari 3 butir kelapa
• 3 batang serai
• 1 lembar faun kunyit, simpulkan
• 8 lembar daun jeruk
• 1-2 asam jawa
Bumbu halus
• 150 g cabai merah halus
• 200 g bawang merah
• 5 siung bawang putih
• 2 – 3 cm jahe
• 2 – 3 cm lengkuas
• 1 – 2 sdm garam
Cara membuatnya
• Kupas dan potong lidah buaya berbentuk dadu, cuci bersih.
• Rendam dalam cairan garam dan air kapur sirih selama 1 jam, cuci dan tiriskan. Sampai disini anda bias langsung mengolahnya atau dikeringkan dulu di bawah sinar matahari sampai setengah kering.
• Taruh lidah buaya dan daging dalam wajan bersama bumbu halus, aduk rata. Tuangi santan masukkan serai, daun kunyit dan daun jeruk. Jerangkan wajan di atas api.
• Timba-timba santan sampai mendidih dan daging kaku. Masak terus sampai santan mengental.
• Kecilkan apinya, masukkan asam kandis, aduk dan masak sampai bumbu kehitaman dan kering, angkat.

2 Responses to “Lidah Buaya yang Multiguna”

  1. thx resep and crita nya ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: